SINOPSIS SINGKAT
Judul: ”Di mana aku di sini”
Awasss…naïf jadi pencopet!!!
Bagi seorang Emil hidup adalah untuk hari ini, kemarin adalah sebuah masa lalu dan ia tidak pernah perduli apa yang akan terjadi esok hari. Pekerjaannya sebagai seorang pencopet, pemalak dan bahkan perampok, membuatnya tak punya banyak pilihan untuk bertahan hidup. Ia tinggal bersama ke tiga temannya yaitu:
David, seorang mantan pencopet yang akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa ia sebenarnya tidak punya keberanian untuk mengancam calon korbannya terutama bila korban tersebut seorang perempuan. Diantara ke tiga temannya, David lah yang paling mempunyai jiwa “melankolis”. Hal ini berhubungan dengan kegemarannya menonton film India. Kini ia tidak menjalankan profesi sebagai pencopet, ia hanya kebagian tugas membersihkan rumah dan memasak.
Jarwo, Seorang pengamen yang punya cita �“ cita untuk menjadi gitaris terkenal.Berkat bujukan EMIL akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa yang paling cepat adalah pekerjaan MENCOPET
Pepeng: Awalnya ia bekerja sebagai tukang bajaj. Namun ia akhirnya dipecat karena menghilangkan bajaj milik bosnya. Ia terpaksa harus membayar uang ganti rugi kepada si bos dengan membantu EMIL mencopet.
Kebenaran bagi mereka berempat adalah “mencopet adalah wajar, toh di luar sana banyak orang kaya yang tidak perduli pada orang miskin seperti kita”. Ke empat orang ini tidak pernah takut pada bahaya. Karena tak ingin para tetangga mengetahui pekerjaan mereka, mereka akhirnya harus berbohong bahwa mereka bekerja di sebuah pabrik.
Semua kebohongan ini hampir saja terbongkar saat seorang anak perempuan kecil hadir dalam hidup mereka!!
Anak kecil itu bernama Indah. David yang merasa iba pada Indah, meminta Emil untuk memperbolehkan Indah tinggal di rumah mereka. Emil yang awalnya bersikeras mengusir Indah akhirnya harus menerima kehadiran Indah.
Indah benar �“ benar membuat hidup ke empat pencopet ini amburadul. Dari mempertemukan Emil dengan orang yang pernah dicopetnya yaitu WULAN, memergoki Emil mencopet dan menggagalkan Jarwo mencopet. Kehadiran Indah juga menguak suatu masa lalu bahwa Emil sebenarnya lari dari rumah semenjak ibunya meninggal. Namun kenyataan yang berusaha ditutupi Emil ini secara tidak sengaja terbongkar oleh Indah. Emil semakin tidak suka dengan kehadiran Indah. Emil, Pepeng dan Jarwo bahkan berniat untuk meninggalkan Indah di suatu tempat. Namun aksi ini gagal. Indah kembali ke rumah Emil.
Kehidupan empat pencopet ini sedikit berubah. Emil mulai dekat dengan Wulan. Mereka berhenti menjadi pencopet dan menjadi supir bus metromini. Indah sedikit demi sedikit dapat diterima kehadirannya oleh Emil. Namun semuanya berubah saat Emil memutuskan untuk menjadi pencopet lagi karena bus mereka ditilang dan mereka tak bisa beroperasi lagi.
Emil semakin menjauh dari Wulan yang kecewa dengan keputusan Emil mencopet lagi. Kemarahan Emil dilampiaskan pada Indah yang akhirnya diusir dari rumah mereka. David, Pepeng dan Jarwo mau tak mau harus menerima keputusan Emil.
Di saat yang bersamaan Wulan tertabrak mobil dan butuh donor darah. Mereka berempat segera ke rumah sakit dan menolongnya. Saat itulah Emil mulai berubah. Ia menyesal telah mengusir Indah. Iapun akhirnya mencari keberadaan Indah, namun tidak mendapat hasil.
Sampai akhirnya mereka sampai di sebuah Panti Asuhan yang pernah ditempati Indah. Di tempat ini mereka mendapatkan sebuah fakta tentang keberadaan Indah yang membuat mereka terkejut.
Kemanakah Indah?
Siapakah dia sebenarnya?
Apakah Emil, David, Pepeng dan Jarwo akan tetap menjadi pencopet?