thetranquilizer's posts with tag: berbagi suami

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag berbagi suami
Category:Movies
Genre: Drama
Karena sudah terbiasa melakukan pengeditan dan revisi skenario, otak gue jadi kritis setiap menonton film. Ya, sensor ini yang bikin gue agak keganggu, heheheh..

Kalau dari segi cerita, rasanya weblog lain sudah banyak yang menulis. Jadi rasanya semua sudah tahu kalau ini bercerita tentang "berbagi suami" :)..

Ok. saatnya berkomentar....
"Update dikit"
Cerita mulai mengalir saat Ikke Nurjanah melantunkan lagu Bengawan Solo yang, yang mengingatkan gue pada "seorang lelaki SOLO" yang terkenal punya banyak istri dan sempat menggelar penganugerahan poligami award :))

Judul: Berbagi Suami atau bahasa inggrisnya Love For Share...Ehmmm menurut gue kok lebih pas judulnya "Sharing Husband" yah? Karena emangnya ada cinta di setiap perkawinan dalam ke tiga cerita di film ini? Karena ke tiga laki - laki tersebut punya alasan yang jauh dari kata cinta.
Alasan laki - laki pertama "Si Abah": Daripada Zina?
Alasan laki - laki ke dua "Pak Lik": " Gak jelas!" Kayaknya ada hubungannya dengan psikologis si Om yang merasakan superior jika punya banyak isteri.
Alasan laki - laki ke tiga "Koh Abun": "Alasan biologis dan posesif", Menikahinya juga gak terlalu jelas digambarkan. Hanya tersirat lewat kata - kata. Yang jelas yang terlihat oleh gue, ini bisa diartikan hanya sebagai "simpanan"

Ide: Bukan hal baru.
Kemasan: Cukup menarik.
Plot: Gue ngerti kalau ini adalah paralel story. Tapi gue cuma tiba - tiba ngebayangin "Gimana kalau cerita ini diedit dengan teknik intercut atau cut to cut" daripada membuatnya terpisah satu persatu. Karena untuk orang awam, mungkin agak sedikit bingung ketika melihat salah satu tokohnya "Abah" hidup lagi di scene berikutnya. Sebenarnya sih gak papa, tapi karena si Abahnya muncul di cerita ke tiga, jadi agak - agak membingungkan bagi sebagian orang. Lain kalau dia muncul di cerita ke dua (seperti salah satu scene di Harry Potter and The Goblet of Fire).
Akting pemain? Gue paling suka aktingnya Winky dan Dominique yang menurut gue paling natural. Trus, gue kok agak merasa aneh saat melihat tattoonya Jajang C. Noor yang kelihatan terus. Hihihi, gue tidak against tattoo, seneng banget malah (walau gak punya)..anyway, maksud gue adalah aura atau karakter Salma jadi tidak terlalu nyata di mata gue. Yang terlihat hanya sosok Jajang C. Noor. Karena menurut gue seorang aktor akan terlihat hebat ketika penonton merasakan bahwa tokoh yang dimainkannya terlihat begitu nyata, melebihi imej aktor itu sendiri.
Music: 5 bintang.


Sebenarnya film ini - bagi gue loh- tidak meninggalkan pesan apa - apa. Film ini hanya memotret berbagai fakta yang terjadi di masyarakat "munafik" Indonesia. Hidup di alam patriarkal, tidak menyisakan tempat untuk wanita berkoar barang sesaat tentang haknya :))

Yang jelas, gue sangat menikmati film ini kok. Dan gue berdoa mudah - mudahan film ini setidaknya masuk nominasi di festival Cannes. Soalnya dari segi tema udah bisa tuh!!..

Anyhow, BRAVO NIA!!! BRAVO...
VIVA The Resurrection of Indonesian Film..!!




© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help